https://wordwall.net/play/16288/885/670
penilaian harian 1 menggambar model kelas 8 seni budaya tingkat smp
langkah pembelajaran merdeka belajar
1. Patuhi protokol kesehatan
2. memasuki ruangan dengan tertib
3. persiapan alat tulis
4. senyum sapa salam
5. Pembukaan oleh guru
6. Membuat kesepakatan kelas
7. kegiatan aktifitas fisik untuk kesehatan
8. persiapan mental dengan ice breking uji konsentrasi
9. memahami konsep mulai dari diri dan ekspolrasi konsep
10. Melatih skill dengan kolaborasi
11. presentasi kelompok
12. Refleksi materi
13. tes
14 penutup dengan senyum sapa salam
|
NO |
PERAN DAN NILAI GURU PENGGERAK |
PENGALAMAN |
STRATEGI PENGUATAN |
|
1 |
MANDIRI DALAM
MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIRI DALAM PERAN KAMI MENJADI PEMIMPIN PEMBELAJARAN |
Aktif mengembangkan diri mengikuti pelatihan yang
berhubungan dengan tugas dan tanggung jawab kami sebagai pemimpin
pembelajaran di kelas. Pelatihan seperti pengembangan proses pembelajaran,
media pembelajaran dan semua yang berhubungan dengan peserta didik. Kami
tidak hanya menunggu panggilan pelatihan dari kepala sekolah atau dinas tapi
kami mencari semua kesempatan untuk mengikuti pelatihan yang sesuai dengan
kebutuhan diri masing-masing. Bu alia
sebagai guru TK, aktif mencari melalui berbagai sumber
bagaimana membuat video interaktif, bagaimana menyajikan ke peserta didik dan
berbagai amunisi yang akan mendukung saat pembelajaran tatap maya dan akhirnya
melalui pencarian dan belajar secara otodidak mampu membuat video
pembelajaran dan menyajikannya kepada peserta didik, dan akhirnya bisa
membuat pembelajaran tatap maya di kelas menjadi lebih bersemangat. Bu Muth
sebagai guru SMP, secara intens mengikuti kegiatan-kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk
meningkatkan kompetensi saya sebagai pendidik khususnya selama masa pandemi.
Salah satunya adalah mengkuti semua pelatihan yang dilaksanakan oleh
kemdikbud melalui akun guru belajar Bu Suwati, secara mandiri melakukan kunjungan rumah kepada peserta didik
dan mengikuti pelatihan penggunaan zoom untuk digunakan dalam pembelajaran
bersama peserta didik |
Mendiseminasikan pelatihan yang dilakukan
kepada rekan guru yang lain untuk
mengikuti kegiatan yang sama Langsung mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh
kepada peserta didik. |
|
2. |
REFLEKTIF DALAM PERAN KAMI SEBAGAI PEMIMPIN
PEMBELAJARAN |
Rutin melakukan kegiatan refleksi pembelajaran
setiap akhir pembelajaran melalui jurnal mengajar guru dan memberikan
kesempatan kepada peserta didik untuk melakukan refleksi pembelajaran. Bu Alia
sebagai guru TK, melakukan kegiatan akhir tahun dan membuat refleksi kegiatan
yang telah dilakukan sebagai bentuk laporan pertanggung jawaban Bu
Suwati sebagai guru Seni Budaya SMP, mengevaluasi kegiatan tari khususnya
pada peserta didik laki-laki agar mereka merasa nyaman dalam proses
pembelajaran dan menyesuaikan gerakan tari sesuai dengan karakter peserta
didik laki-laki Bu Mut,
setiap akhir pembelajaran memberikan kertas kecil kepada peserta didik yang
berisi 2 pertanyaan yaitu perasaan mereka pada saat belajar dan materi apa
yang mereka tidak mengerti. Hasil refleksi ini yang digunakan untuk
merefleksi lebih lanjut tentang pembelajaran yang dilakukan |
Konsisten melakukan refleksi disetiap akhir
pembelajaran dan menindaklajuti hasil refleksi tersebut untuk kembali
didiskusikan bersama peserta didik Mengevaluasi bentuk jurnal refleksi yang dilakukan
oleh guru dan peserta didik dan memberikan variasi bentuk jurnal setiap
minggu kepada peserta didik |
|
3. |
KOLABORASI DALAM PERAN KAMI MENDORONG KOLABORASI
ANTAR GURU DAN COACH BAGI GURU LAIN |
Dalam peran kami sebagai
mendorong kolaborasi antar guru,, kami melakukannya dengan rekan guru
disekolah baik dalam kegiatan penyusunan perangkat pembelajaran, pembuatan
media pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran di luar kelas dan pelaksanaan
kegiatan Ekstrakurikuler. Contoh kegiatan, seperti dalam kegiatan menyiapkan Alat
Peraga Pendidikan untuk anak TK, menyiapkan sarana prasarana yang akan
digunakan saat kegiatan outing kelas, bersama-sama menyusun
soal PTH dan PAS dengan teman guru yyang semapel, serta merencanakan
perayaan maulid nabi dengan melibatkan sluruh guru dan peserta didik |
Menjalin komunikasi yang aktif dengan seluruh rekan
guru dengan menjunjung tinggi nilai keterbukaan diantara semuanya Membiasakan diri memberikan apresiasi positif antar
sesama guru dengan semua tugas yang telah diberikan masing-masing dan
memberikan kritik secara sopan serta tidak menyakiti agar tercipta kolaborasi
yang harmmonis |
|
4. |
INOVATIF DALAM PERAN KAMI SEBAGAI PEMIMPIN
PEMBELAJARAN |
Bergerak bersama-sama teman
disekolah untuk menciptakan pembelajaran yang tidak biasa d dalam kelas
sehingga peserta didik merasa nyaman dengan pembelajaran yang dilakukan dan
inovasi pembalajaran yang kami lakukan ddiskusikan bersama pada kegiatan MGMP
/ KKG Contoh : Bu Alia, keluar dari
kebiasaan memberikan LK kepada anak, tetapi lebih mengekplorasi pembelajaran
kontekstual. Menyajikan pembelajaran yang bersentuhan langsung dengan
benda-benda sekitar dan mengintegrasikan terhapad tema pembelajaran. Saya
juga membuat kelas "English for Children" dan "kelas Memanah
untuk PAUD." Bu
Mut, mengajarkan
materi IPA dengan menghubungkannya
pada konsep budaya lokal “SIRI”. Jika pembelajaran sebelumnya, saya
selalu berkutat dengan angka-angka hukum Coulomb, maka pada materi ini, saya
memaparkan kepada peserta didik bahwa makna penerapan hukum Coulomb dapat
dikaitkan dengan konsep budaya sendiri Bu Suwati, berinovasi
dalam pembelajaran out door di bawah pohon rindang. Peerta didik melukis
bangunan sekolah, pohon yang ada di sekitar sekolah. Inovasi saya adalah
mejadikan bambu dan bangku sebagai media untuk berlatih ritme , menggunakan
botol dalam mebuat ansambel musik campuran dengan metode URUNAN. Metode ini
perkelompok memilki tugas yang berbeda. Satu kelompok mebuat ritme ¼.
Kelompok lain ritme 1/8.kelompok lain ritme 1/16. Kelompok lain menggunakan
melodis.satu berperan sebagai pemimpin dalam kelompoknya. |
Mendiseminiasikan inovasi pembelajaran yang kami
lakukan ditingkat KKG / MGMP untuk mendapatkan masukan serta kritikan dan
bisa menjadi inspirasi bagi guru yang lain Mengevaluasi inovasi pembelajaran yang diberikan
dengan melakukan perbaikan setiap tahunnya sebelum digunakan lagi pada tahun
ajaran selanjutnya |
|
5. |
BERPIHAK PADA MURID DALAM PERAN KAMI SEBAGAI
PEMIMPIN PEMBELAJARAN DAN MENCIPTAKAN KEPEMIMPINAN MURID |
Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan karakter
dan kesenangan peserta didik sehingga peserta didik bisa merasa senang
melakukan pembelajaran Contoh : Pada tingkat TK, mengajak peserta didik untuk bermain
diluar dan melihat serta bermain dengan bayangannya dan bayangan temannya
selain itu peserta didik saya ajak untuk menari benda kesukaannya dan membuat
bayangan benda tersebut. Melakukan
pendekatan persuasif ketika mendapatkan murid yang berkebutuhan khusus selain
itu melakukan pendekatan secara psykis menyatakan kabar dan rasa empati saya
terhadap diri murid. Memvariasikan
cara pengumpulan tugas yang dulunya hanya menulis tetapi bisa dengan berbagai
cara seperti mengirimkan pesan suara, membuat video atau melalui karya yang
lainnya |
Melakukan diagnostik kepada peserta didik untuk
mengetahui karakter dan kesenangan peserta didik sehingga memudahkan kita
sebagai pendidik untuk memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak
membosankan kepada mereka |
Takalar
6 Mei 2021
Suwati,
S.Pd
Mutmainna,
S.Pd
Alia
Nila, S.Pd
TUGAS 1.1.a.3
SUWATI, S.Pd.
CGP.SMP Negeri 2 Polongbangkeng Utara
TRAPESIUM USIA
![]()
![]()
Usia Kerja
Usia
Pensiun
Usia Sekolah
![]()
![]()
Selisih
usia 44-9=35 tahun yang lalu masa kelas 4 SD saya adalah murid yang sering
dipercayakan memimpin kegiatan gerak jalan, sering di beri kesempatan untuk
tampil memimpin paduan suara, puisi . dan menjadi kebanggan guru saya. Pihak
yang terlibat adalah guru dan wali kelas, orang tua dan keluarga.
Selisih
usia 44-17=27 tahun yang lalu saya mengalami
problema tempat tinggal yang harus menumpang tinggal pada family dan
terpisah dari orang tua karena sekolah jauh dari rumah. Saat itu saya merasa
malu untuk beraktifitas karena merasa malu dengan tuan rumah. Saya merasa tidak
bebas untuk mengatur waktu belajar, waktu bermain dengan teman. Merasa
terkekang jika melaksanakan kegiatan sekolah . saat itu saya merasa tertekan
mental tetapi banyak mengambil pelajaran berharga tentang cara hidup
.keterampilan hidup mandiri, masak memasak dan menjaga kebersihan rumah. Saat
itu saya mersa jadi beban dari tuan rumah sehingga mider di rumah itu. Yang
terlibat adalah famili sepupu, paman, bibi dan orang tua[mama}
44-24=20
tahun yang lalu menjalani perkuliahan di kota yogyakarta . perasaan senang bahagia dan bangga dapat di terima di
universitas negeri di kota pelajar. Saya senang dapat bergabung tempat tinggal
dengan penghuni asrama putri milik pemda sulawesi selatan, berbagi kisah dengan
teman perantau dari sulawesi. Saat itu juga saya mengalami sakit dan harus di
bedah usus buntu. Saya hanya ditemani teman sahabat dan kaka senior yang
menjaga bergantian di rumah sakit. Saat sakit saya merasa akan meninggal karena
sudah tidak tahan sakit perut. Tapi setelah dirawat selama 12 hari saya pun
pulang ke asrama dan di rawat oleh sahabat di asrama. Terima kasih sahabatku
semua.
TRAPESIUM USIA
60 Usia Pensiun

44 Usia Sekarang 24
Usia Aktif/Kerja

by SUWATI S.Pd. Bagaimana saya dapat melakukan praktek pembelajaran berdiferensiasi secara lebih efektif? Saya dapat melakukan pr...