Kamis, 06 Mei 2021

PENGALAMAN YANG PERNAH KAMI LAKUKAN SEHUBUNGAN DENGAN PERAN DAN NILAI GURU PENGGERAK SERTA STRATEGI PENGUATAN YANG DILAKUKAN UNTUK SETIAP KEGIATAN

 

PENGALAMAN YANG PERNAH KAMI LAKUKAN SEHUBUNGAN DENGAN PERAN DAN NILAI GURU PENGGERAK SERTA STRATEGI PENGUATAN 

 

NO

PERAN DAN NILAI

GURU PENGGERAK

PENGALAMAN

STRATEGI PENGUATAN

1

MANDIRI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIRI DALAM PERAN KAMI MENJADI PEMIMPIN PEMBELAJARAN

Aktif mengembangkan diri mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan tugas dan tanggung jawab kami sebagai pemimpin pembelajaran di kelas. Pelatihan seperti pengembangan proses pembelajaran, media pembelajaran dan semua yang berhubungan dengan peserta didik. Kami tidak hanya menunggu panggilan pelatihan dari kepala sekolah atau dinas tapi kami mencari semua kesempatan untuk mengikuti pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan diri masing-masing.

 

Bu alia sebagai guru TK, aktif mencari melalui berbagai sumber bagaimana membuat video interaktif, bagaimana menyajikan ke peserta didik dan berbagai amunisi yang akan mendukung saat pembelajaran tatap maya dan akhirnya melalui pencarian dan belajar secara otodidak mampu membuat video pembelajaran dan menyajikannya kepada peserta didik, dan akhirnya bisa membuat pembelajaran tatap maya di kelas menjadi lebih bersemangat.

 

Bu Muth sebagai guru SMP, secara intens mengikuti kegiatan-kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi saya sebagai pendidik khususnya selama masa pandemi. Salah satunya adalah mengkuti semua pelatihan yang dilaksanakan oleh kemdikbud melalui akun guru belajar

 

Bu Suwati, secara mandiri melakukan kunjungan rumah kepada peserta didik dan mengikuti pelatihan penggunaan zoom untuk digunakan dalam pembelajaran bersama peserta didik

 

 

 

Mendiseminasikan pelatihan yang dilakukan kepada  rekan guru yang lain untuk mengikuti kegiatan yang sama

 

 

 

Langsung mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh kepada peserta didik.

 

2.

REFLEKTIF DALAM PERAN KAMI SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN

Rutin melakukan kegiatan refleksi pembelajaran setiap akhir pembelajaran melalui jurnal mengajar guru dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melakukan refleksi pembelajaran.

 

Bu Alia sebagai guru TK, melakukan kegiatan akhir tahun dan membuat refleksi kegiatan yang telah dilakukan sebagai bentuk laporan pertanggung jawaban

 

Bu Suwati sebagai guru Seni Budaya SMP, mengevaluasi kegiatan tari khususnya pada peserta didik laki-laki agar mereka merasa nyaman dalam proses pembelajaran dan menyesuaikan gerakan tari sesuai dengan karakter peserta didik laki-laki

 

Bu Mut, setiap akhir pembelajaran memberikan kertas kecil kepada peserta didik yang berisi 2 pertanyaan yaitu perasaan mereka pada saat belajar dan materi apa yang mereka tidak mengerti. Hasil refleksi ini yang digunakan untuk merefleksi lebih lanjut tentang pembelajaran yang dilakukan

 

Konsisten melakukan refleksi disetiap akhir pembelajaran dan menindaklajuti hasil refleksi tersebut untuk kembali didiskusikan bersama peserta didik

 

Mengevaluasi bentuk jurnal refleksi yang dilakukan oleh guru dan peserta didik dan memberikan variasi bentuk jurnal setiap minggu kepada peserta didik

3.

KOLABORASI DALAM PERAN KAMI MENDORONG KOLABORASI ANTAR GURU DAN COACH BAGI GURU LAIN

Dalam peran kami sebagai mendorong kolaborasi antar guru,, kami melakukannya dengan rekan guru disekolah baik dalam kegiatan penyusunan perangkat pembelajaran, pembuatan media pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran di luar kelas dan pelaksanaan kegiatan Ekstrakurikuler.

Contoh kegiatan, seperti dalam kegiatan menyiapkan Alat Peraga Pendidikan untuk anak TK, menyiapkan sarana prasarana yang akan digunakan saat kegiatan outing kelas, bersama-sama menyusun soal PTH dan PAS dengan teman guru yyang semapel, serta merencanakan perayaan maulid nabi dengan melibatkan sluruh guru dan peserta didik

Menjalin komunikasi yang aktif dengan seluruh rekan guru dengan menjunjung tinggi nilai keterbukaan diantara semuanya

 

Membiasakan diri memberikan apresiasi positif antar sesama guru dengan semua tugas yang telah diberikan masing-masing dan memberikan kritik secara sopan serta tidak menyakiti agar tercipta kolaborasi yang harmmonis

 

4.

INOVATIF DALAM PERAN KAMI SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN

Bergerak bersama-sama teman disekolah untuk menciptakan pembelajaran yang tidak biasa d dalam kelas sehingga peserta didik merasa nyaman dengan pembelajaran yang dilakukan dan inovasi pembalajaran yang kami lakukan ddiskusikan bersama pada kegiatan MGMP / KKG

 

Contoh :

Bu Alia, keluar dari kebiasaan memberikan LK kepada anak, tetapi lebih mengekplorasi pembelajaran kontekstual. Menyajikan pembelajaran yang bersentuhan langsung dengan benda-benda sekitar dan mengintegrasikan terhapad tema pembelajaran. Saya juga membuat kelas "English for Children" dan "kelas Memanah untuk PAUD."

Bu Mut, mengajarkan materi IPA dengan menghubungkannya  pada konsep budaya lokal “SIRI”. Jika pembelajaran sebelumnya, saya selalu berkutat dengan angka-angka hukum Coulomb, maka pada materi ini, saya memaparkan kepada peserta didik bahwa makna penerapan hukum Coulomb dapat dikaitkan dengan konsep budaya sendiri

 

Bu Suwati, berinovasi dalam pembelajaran out door di bawah pohon rindang. Peerta didik melukis bangunan sekolah, pohon yang ada di sekitar sekolah. Inovasi saya adalah mejadikan bambu dan bangku sebagai media untuk berlatih ritme , menggunakan botol dalam mebuat ansambel musik campuran dengan metode URUNAN. Metode ini perkelompok memilki tugas yang berbeda. Satu kelompok mebuat ritme ¼. Kelompok lain ritme 1/8.kelompok lain ritme 1/16. Kelompok lain menggunakan melodis.satu berperan sebagai pemimpin dalam kelompoknya. 

 

 

 

 

Mendiseminiasikan inovasi pembelajaran yang kami lakukan ditingkat KKG / MGMP untuk mendapatkan masukan serta kritikan dan bisa menjadi inspirasi bagi guru yang lain

 

 

Mengevaluasi inovasi pembelajaran yang diberikan dengan melakukan perbaikan setiap tahunnya sebelum digunakan lagi pada tahun ajaran selanjutnya

5.

BERPIHAK PADA MURID DALAM PERAN KAMI SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN DAN MENCIPTAKAN KEPEMIMPINAN MURID

 

Melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan karakter dan kesenangan peserta didik sehingga peserta didik bisa merasa senang melakukan pembelajaran

 

Contoh :

 

Pada tingkat TK, mengajak peserta didik untuk bermain diluar dan melihat serta bermain dengan bayangannya dan bayangan temannya selain itu peserta didik saya ajak untuk menari benda kesukaannya dan membuat bayangan benda tersebut.

 

Melakukan pendekatan persuasif ketika mendapatkan murid yang berkebutuhan khusus selain itu melakukan pendekatan secara psykis menyatakan kabar dan rasa empati saya terhadap diri murid.

 

Memvariasikan cara pengumpulan tugas yang dulunya hanya menulis tetapi bisa dengan berbagai cara seperti mengirimkan pesan suara, membuat video atau melalui karya yang lainnya

 

Melakukan diagnostik kepada peserta didik untuk mengetahui karakter dan kesenangan peserta didik sehingga memudahkan kita sebagai pendidik untuk memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membosankan kepada mereka

 

 

 

 

 

 

             

Takalar 6 Mei 2021

Suwati, S.Pd

Mutmainna, S.Pd

Alia Nila, S.Pd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

REFLEKSI TENTANG PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

by  SUWATI S.Pd.           Bagaimana saya dapat melakukan praktek pembelajaran berdiferensiasi secara lebih efektif? Saya dapat melakukan pr...